*RABU, 21 JANUARI 2026* *YESUS YANG SELALU MEMPERKENALKAN DIRI-NYA**Matius 9:13-17* *Pengantar*Bagian bacaan kita pada hari ini merupakan jawaban Yesus atas pertanyaan-pertanyaan dari dua kelompok orang yang ada pada masa itu, yaitu kelompok orang Farisi dan juga kelompok murid Yohanes Pembaptis. Kedua pertanyaan itu mengarah pada percakapan tentang hidup beriman sepenuhnya kepada Yesus Kristus sebagai Sang Mesias, yaitu Tuhan dan Juruselamat umat manusia.*Pemahaman*Ayat 13 : Apa maksud perkataan Yesus?Ayat 14-15 : Siapakah mempelai yang dimaksud oleh Yesus?Ayat 16-17 : Bagaimana Yesus menjelaskan hidup dalam iman kepada-Nya?Orang-orang Farisi pada waktu itu melontarkan pertanyaan tentang mengapa Yesus makan bersama dengan orang berdosa. Padahal, pada saat itu, Yesus baru saja memanggil Matius pemungut cukai untuk menjadi murid-Nya. Sebab, bagi banyak kelompok orang pada masa tersebut, mereka yang bekerja sebagai pemungut cukai adalah orang-orang yang dianggap berdosa karena perbuatan mereka yang tidak menyenangkan dalam mencari penghasilan yang lebih dari apa yang seharusnya mereka terima dengan cara yang tidak benar. Maka, Yesus menjawab bahwa kedatangan-Nya bukanlah untuk orang benar, melainkan untuk orang berdosa (ay. 13). Jawaban Yesus ini merupakan titik temu antara maksud Yesus di tengah dunia dengan cara Yesus dalam menghadirkan keselamatan. Ini berarti, keselamatan yang Yesus hadirkan tidak dibatasi hanya untuk kalangan atau kelompok tertentu, tetapi juga menyentuh mereka yang berdosa, bahkan memang utamanya Yesus datang kepada mereka yang berdosa itu.Yesus juga mendapatkan pertanyaan lainnya, yaitu dari kelompok murid Yohanes Pembaptis. Mereka hidup di bawah ajaran Yohanes Pembaptis. Mereka mengerti siapa Yesus yang ada di antara mereka. Namun, mereka tidak sepenuhnya beriman kepada Yesus. Mereka hanya mengenali Yesus sebagai Mesias namun belum mengimaninya. Karena itulah, mereka bertanya tentang kebiasaan berpuasa yang masih mereka lakukan. Yesus meluruskan pemahaman mereka dengan menjelaskan bahwa Yesus ada di tengah-tengah umat-Nya. Dalam tradisi Yahudi, puasa bukan hanya sekadar tidak makan dan minum, tetapi puasa juga menunjukkan bahwa hidup seseorang sedang ada dalam situasi menderita, berkabung atau berdukacita. Oleh karena itu, Yesus menjelaskan bahwa selama Dia ada bersama dengan para murid-Nya maka mereka berada dalam situasi yang jauh dari penderitaan. Penderitaan itu akan datang ketika Yesus ditangkap dan disalibkan. Pada saat itulah, para murid pun turut merasakan dukacita, sampai pada waktu kebangkitan-Nya.Oleh karena itu, Yesus menegur kelompok murid Yohanes Pembaptis, yang seharusnya sudah mengenal Yesus dan menjalani hidup dalam Yesus, namun mereka belum melakukannya. Yesus menegur mereka dengan memberikan perumpamaan hidup baru. Hidup baru adalah hidup yang siap menerima Yesus, sekaligus juga memahami Yesus di tengah kehidupan, sehingga semua yang diajarkan-Nya akan membentuk pribadi setiap orang yang tidak lagi dikoyakkan, namun semakin terpelihara. *Refleksi*Yesus tidak pernah lelah memperkenalkan diri-Nya. Yesus tidak lelah memperkenalkan diri-Nya kepada orang-orang Farisi yang tidak percaya kepada-Nya. Yesus juga tidak lelah memperkenalkan diri-Nya kepada murid-murid Yohanes Pembaptis, yang belum sepenuhnya percaya kepada-Nya. Di dalam kehidupan kita sampai hari ini, sesungguhnya Yesus juga tidak pernah lelah memperkenalkan diri-Nya dalam kehidupan kita setiap hari; baik di saat kita sedang tidak begitu percaya akan kuasa-Nya, atau di saat kita ragu akan penyertaan-Nya. Yesus selalu hadir dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, marilah kita semakin menyadari bahwa Yesus bukan hanya datang membawa keselamatan, tetapi Dia juga bersedia memelihara kita dalam kehidupan kita setiap hari. Jadilah pribadi yang selalu merespons Yesus yang hadir dan memperkenalkan diri serta kuasa-Nya dalam kehidupan kita, dalam berkat-Nya, penyertaan-Nya, serta pertolongan-Nya dalam kehidupan ini. *Tekadku*Tuhan Yesus yang penuh kasih, ampunilah kami kalau kami berulang kali gagal mengenal-Mu yang tidak pernah lelah hadir dalam kehidupan kami. Ajarilah kami untuk terus bertumbuh di dalam-Mu.*Tindakanku*Mulai hari ini, saya akan hidup sepenuhnya dalam pertumbuhan iman kepada Yesus Kristus.
-
Recent Comments
No comments to show. -
kategori
-
